Alamat :
Jalan Sunter Permai Raya, Jakarta utara 14340 Indonesia
Email :
rspiss.info@gmail.com
No. Telepon :
(021) 6506559
Rapat Desk Target Kontrak Kinerja Indikator Kinerja Terpilih ( IKT) TA 2019 BLU Bidang Layanan Kesehatan

Rapat Desk Target Kontrak Kinerja Indikator Kinerja Terpilih ( IKT) TA 2019 BLU Bidang Layanan Kesehatan

Pada tanggal 18 februari 2019 bertempat Ruang

rapat Dit.PPK BLU Gedung Prijadi Praptosuhardjo

I  lantai 5 Kementerian  Keuangan  telah

dilaksanakan  Desk  Target  Kontrak  Kinerja

Indikator Kinerja Terpilih ( IKT) TA 2019 BLU

Bidang Layanan Kesehatan. 3 Pimpinan yang

hadir dari RSPI Prof.Dr.Sulianti Saroso yaitu (1) Dr.

Rita Rogayah, Sp.P (K) MARS Direktur Utama (2)

Drs.Syamsuri, MM,M.AK Direktur Keuangan dan

Administrasi  Umum  (3)  dr. Dyani

Kusumowardhani, Sp.A Direktur Medik dan

keperawatan, diketuai oleh Mangapul Bakara

S.Sos,MM,M.Kes Perwakilan SesDitjen Pelayanan

Kesehatan, dan Unggul Budi Susilo Ditjen PPK BLU Kementerian keuangan

 

Hasil dari rapat desk tersebut didapati bahwasannya RSPI Prof.Dr.Sulianti Saroso memiliki

target yang tidak jauh beda dengan standart yang telah ditetapkan oleh Ditjen Yankes

Kementerian kesehatan dan Ditjen PPK BLU Kementerian Keuangan, hasil rapat tersebut

dituangkan pada berita acara yang ditandatangani oleh Ibu Direktur Utama , Tim Ditjen PPK

BLU dan Tim Sesditjen Yankes.

 

Indikator Kinerja Terpilih (IKT) merupakan indikator pilihan yang menggambarkan bisnis

proses di rumah sakit maupun balai, di mana IKT ini menjadi dasar penilaian kinerja Direktur

Utama Rumah Sakit dan Kepala Balai dalam mengelola organisasinya dan dalam upaya

implementasi meningkatkan pelayanan publik di sektor kesehatan. Capaian indikator

tersebut berkorelasi langsung dengan besar kecilnya remunerasi yang akan diterima.

Penilaian terhadap kinerja rumah sakit maupun balai sangat dipengaruhi oleh kinerja mulai

dari pimpinan hingga seluruh pegawai yang terbawah, sehingga hasilnya dapat

menggambarkan kinerja organisasi secara menyeluruh, yang selanjutnya dapat dijadikan

bahan pertimbangan dalam membuat kebijakan untuk memperbaiki maupun meningkatkan

kualitas serta efisiensi organisasi.